Kota kenangan; Silampukau di Purwokerto

November 8, 2015

0

Gerimis menuntun roda motor lebih cekatan menyusuri aspal memasuki ruang yang telah lama dilalui berkali kali semenjak lampau, saat merasa cinta menjadi monyet, cinta monyet. Basah menggerakan tangan merapatkan slerekan jaket outdoor berusaha menolak air yang masuk ke masa-masa ketika basah menjadi bagian dari mimpi bahagia pemuda. Angin perbukitan berhembus merambati wajah dingin yang pada […]

Posted in: Bercerita

Gerimis Sandekala

April 28, 2015

2

Pagi menjelang, matahari mlethik kuning silau diujung sana. Derak sapu lidi sayup terdangar, si Bapak sedang berada di halaman. Kepul uap menyembul membawa aroma nasi yang telah tanak, si Ibu sibuk di dapur. Mata anak kesayangan baru saja terbuka, masih di atas kasur. “Anakku, bangun, sembahyang! Hari sudah siang” teriak Ibu membangunkan sang anak. “Iya […]

Posted in: Bercerita

Ленин

Februari 13, 2015

0

Kamar paling belakang di rumah buatan Belanda era 50-an di bilangan Jakarta Selatan. Sekarang jam 00.07. Dari radio daring mengalun Trespassers Willliam melewati gendang telinga. Alunan Vapour Trail yang membawa akan ingatan perjalanan mampu mengingatkannya pada kelas kemarin. Ruangan kelas terang cukup cahaya. Letaknya di lantai dua, menghadap langsung ke gerbang. Sehingga bisa melihat langsung […]

Seri 1; Proklamasi Face It

Juni 30, 2014

0

Disela-sela deadline tesis yang dipaksa ujian lusa, tiba-tiba otak saya mencetuskan ide satu hari satu tulisan, ga usah lama-lama, 30 hari saja…. Hedeeh, ada-ada saja ini ide! Dia ga tau kalau otak bagian lain sedang memikirkan kata-kata dari teori dan hasil wawancara untuk diolah jadi sebuah tesis yang harus disidangkan lusa. LUSA. Jadilah ini semacam […]

Posted in: Bercerita

Rindu Mie Ayam

Juni 5, 2014

0

Cerita dari mana saja. Kali ini dari semangkuk jago mie ayam dalam terminal. Tidak ada yang bisa menipu rindu pada nikmat saos murahan. Rindu itu murah. Tidak perlu membeli dan menjual apa-apa. Hanya perlu mata, telinga, tangan, dan kaki. Sebab ini cinta terminal. Mata harus jeli membedakan mana dishub mana polpp. Telinga mesti tajam memilah […]

Posted in: Berpuisi

Dia Hilang dalam Terang

Februari 13, 2014

1

…Staring at the bottom of your glass Hoping one day you’ll make a dream last But dreams come slow and they go so fast…. Pertemanan kami dimulai dari titik kecintaan pada dunia. Dia mencintai dunia dengan segala kegelisahannya, sementara aku mencintai dunia karena banyak warna yang ada di dalamnya. Berbeda dalam melakukan percintaan terhadap dunia. […]

Posted in: Bercerita

Kelas Kami, Kelas Surat Semangat Murid

Oktober 10, 2013

8

Kelas kami hanya berukuran 8 X 6 meter. Tidak luas, sumpek bahkan. Maka dinding bukan jadi pilihan kami sebagai pembatas, cukup rafia yang kami beri nama Jemuran Foto & Ide. Kelas kami kecil. Untuk berjalan saja susah apalagi untuk mencari tempat duduk. Belum lagi riuh suara orang-orang yang lalu lalang berteman pengeras suara yang tidak […]

Posted in: Bercerita